Indonesia Kena 80 Ribu Serangan Cyber Tiap Hari, Motif Cari Untung

Kaspersky

Teknologi – Perusahaan keamanan siber asal Rusia, Kaspersky, menyebut Indonesia mendapat puluhan ribu serangan siber per hari sepanjang 2023. Apa penyebabnya? Dony Koesmandarin, Territory Manager Kaspersky untuk Indonesia, mengatakan sepanjang 2023 pihaknya mendeteksi 29.426.930 serangan siber melalui internet.

“Kita lihat ada 29 juta, dan ada lebih dari 80 ribu web attack per hari. Jadi banyak yang selalu ingin coba, karena target mindset sekarang attack satu web,” kata Dony dalam acara peluncuran Kaspersky KUMA dan Cyber Landscape of Indonesia.

Dony mengatakan para pelaku serangan siber atau hacker secara umum tidak lagi ingin terkenal dengan melancarkan serangan tersebut, namun mereka melakukan serangan untuk mencari keuntungan. Hal ini, kata dia, berbeda dari beberapa tahun sebelumnya ketika hacker hanya mencari ketenaran dan membuat sensasi. Selain itu, Dony mengungkap bahwa pihaknya mendeteksi 51.261.542 juta ancaman lokal dari serangan siber sepanjang tahun lalu. Secara rinci, ada lebih dari 140 ribu serangan per hari.

Lalu, apa maksud dari maraknya serangan siber ini?

Pertama, ini semakin menegaskan bahwa setiap individu maupun enterprise atau perusahaan setiap harinya pasti mendapat serangan siber. Kedua, maraknya serangan siber ini menggambarkan bahwa tim keamanan siber perusahaan bisa sangat kewalahan menghadapi pelbagai macam serangan setiap harinya. Ketiga, menurut Dony, sistem keamanan perusahaan menghadapi serangan yang cukup signifikan, “Jadi, betul-betul mereka [hacker] sangat efektif, sangat liar. Karena attack setiap hari semakin kuat, semakin banyak.”

Kaspersky sebelumnya mengatakan perkembangan kebijakan bring your own devices (BYOD) di dalam negeri menimbulkan tantangan tersendiri. BYOD yang populer dalam beberapa tahun terakhir ini menciptakan garis kabur antara pekerjaan dan kehidupan pribadi banyak karyawan di perusahaan. Kebijakan ini membuat karyawan seringkali menggunakan perangkat pribadi untuk terhubung ke jaringan perusahaan, yang dapat menimbulkan ancaman keamanan yang serius jika perangkat tersebut tidak memiliki perlindungan yang memadai terhadap serangan siber.

“Telemetri terbaru Kaspersky pada tahun 2023 di Indonesia mendeteksi lebih dari 50 juta upaya ancaman lokal. Data ini diperoleh dari ikhtisar ancaman triwulanan yang didasarkan pada pemrosesan dan pengumpulan data dari pengguna sukarela yang menggunakan Kaspersky Security Network FOR4D (KSN),” kata Kaspersky.

Dalam catatan Kaspersky, terdapat 51.261.542 ancaman lokal yang terdeteksi sepanjang 2023. Secara umum, 41,1 persen pengguna diserang oleh ancaman lokal sepanjang tahun lalu. Namun begitu, angka tersebut turun 9,21 persen dibanding periode yang sama tahun 2022 sebanyak 56.463.262 deteksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *